Wilujeng Hani Istiqomah: Air mata ini menyadarkanku Blogger Widgets

Sabtu, 12 Oktober 2013

Air mata ini menyadarkanku

Gak terasa waktuku untuk duduk dikelas XI.Ipa.5 sudah tidak lama lagi, sedih rasanya meninggalkan kelas yang penuh prestasi didalamnya. Seiring dengan pergantian tahun ajaran baru, maka sekolahpun mengadakan seleksi untuk mencari Panitia PK (Penbimbing Kelas) dan TDK (Tim Disiplin Kelas). Sebenarnya aku tertarik dengan acara ini sedariku duduk dikelas X, namun dilarang orang tua karena alasan tertentu.

Tapi akupun ragu untuk mencalonkan diri tahun ini...........
Alhamdulillahnya aku punya teman dikelas yang juga mencalonkan diri tetapi sebagai TDK sedangkan aku sebagai PK namanya Ibnu Choir.

Saat dapat formulirnya segera ku isi didalam kelas walaupun ada kata ragu dalam hati.Tanpa sengaja ku lihat kertas yang sama sepertiku tergeletak diatas meja, tanpa nama.
            “Ini kertas siapa?”
            “Kertas gue Han” Sahut Ibnu sambil main UNO dengan Dimas.
            “Lu mau daftar Nu?”
            “Iyaa.. “(masih fokus dengan UNO-nya)
            “Oh.. gue isi ya nama dan kelasnya?”
Tanpa menunggu jawaban dari Ibnu, aku segera melancarkan aksiku. Hal itu aku lakukan supaya Ibnu benar-benar mendaftarkan dirinya sehingga aku punya teman kelas untuk mencalonkan diri.
Entah apa jadinya atau mungkin aku tidak jadi mendaftarkan diri tanpa Ibnu. Lebay sih tapi inilah nyatanya.

Seleksi tahap 1 dan 2 sudah sukses ku laksanakan walaupun dalam perjalanannya aku sempat dirawat 2 hari karena gejala usus buntu. Penerbitan Majah diEkskul pun sempat terbengkalai karena ku, tetapi itu semua terbayar sudah dengan diterimanya ku sebagai PK. Begitu pula denga Ibnu sebagai TDK.

Indahnya kekeluargaan Panitia MOPDB dan KPHO tahun ini penuh kenangan, pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga, yang pastinya aku sangat menyesal bila tak mengikutinya. Sehingga selain kehendak Allah, bisa dibilang semua ini terjadi karena Ibnu yang secara tidak langsung dan tanpa dia sadari telah menjadi motivatorku untuk mengikuti acara ini. Sehingga inilah yang membuatku sayang sama Ibnu, namun hanya sebatas teman, sama halnya sayangku pada Yuni dari kelas sebelah yang menjadi motivator dan penyemangatku juga.

Kini aku duduk dibangku kelas XII.Ipa.5 dan Ibnu di XII.Ipa.4.
Acara tahunan ini pun usai, pembubaran panitia juga sudah, dan tentunya kami Panitia MOPDB dan KPHO mulai dikenal oleh kalangan kelas X. Contohnya saja Ibnu, dia punya fans dari kelas X.sos.3 namanya Mahesa. Aku tahu itu saat tidak sengaja melihat mention mereka berdua di twitter. Segera ku cari tahu siapa Mahesa itu. Di Bionya tercantum nama #Ibnulovers yang entah mengapa ada rasa yang aneh pada diriku, ada rasa takut, khawatir dan nyesek. Tes..tes..tess.. tanpa kusadari ada air mata diatas Hp ku saat melihat mention mereka yang mulai akrab.
            “Air mata apa ini? Apa aku cemburu?” pikirku bingung.
Argh.. rasanya ingin teriak saat Air Mata ini menyadarkanku bahwa aku sedang cemburu.
            “Kalau aku nangis karena hal ini, berarti rasaku benar- benar bukan hanya sekedar sayang dengan teman, tetapi lebih” kataku sembari membersihkan air mata yang sudah sangat membasahi pipi.
Rasanya tidak mungkin, namun pelan-pelan tapi pasti, semakin ku pahami. Terlebih lagi saat Ibnu mendapatkan coklat dari Mahesa di Sekolah, seketika mood ku berubah.
            “Cie kak Ibnu dapet Coklat” ledekku yang berarti aku cemburu.
Tanpa respon, Ibnu melewatiku dengan wajah merah, mungkin karena malu karena  seketika dia menjadi pusat perhatian penjuru kelas.

            “Apakah mungkin air mata ini cara Tuhan menyadarkanku?”pikirku heran.
Memang ‘ada banyak cara Tuhan menghadirkan Cinta’. Seperti lirik lagu Aku Memilih Setia dari Fatin penyanyi jebolan X Factor  

~Bersambung~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar